Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam
4 September 2010, jam 5.31
 
   PPPPTK IPA
Visi, Misi, dan Tupoksi
Organisasi
Identitas

   SDM PPPPTK IPA
 BAGIAN UMUM
Subbag.Tata Usaha & Rumah Tangga
Subbag Tata Laksana & Kepegawaian
Subbag Keuangan
BIDANG PROGRAM & INFORMASI
Seksi Program
Seksi Data dan Informasi

Seksi Penyelenggara

Seksi Evaluasi
WIDYAISWARA
LITBANG
WMM
IT & Multimedia

   Forum Sains
Login :
UserId
Password

   Fasilitas
Lab Fisika
Lab Biologi
Lab Kimia
Lab IPBA
Lab Komputer
Wisma & Guest House
Ruang kelas & Aula
Perpustakaan
Koperasi
Jogging Track

   Lain-lain


   




KONSULTASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN LABORATORIUM BERDASARKAN ISO/IEC 17025:2005

I. LATAR BELAKANG DAN PENDEKATAN MASALAH

Laboratorium merupakan salah satu bagian dari suatu perusahaan yang peranannya sangat menentukan dalam proses pengendalian mutu dan penjaminan mutu dari produk yang dihasilkan. Banyak laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia tentunya membutuhkan hasil-hasil analisa yang dapat dipercaya dan mempunyai personel yang kompeten dalam melaksanakan kegiatannya.  Untuk mencapai keseragaman hasil analisa antar laboratorium dibutuhkan suatu standar yang bersifat internasional yang mencakup sistem mutu dan implementasi teknis yang baik, salah satunya adalah dengan menerapkan standar ISO/IEC-17025.  Untuk menerapkan standar ISO/IEC-17025 di suatu laboratorium dan untuk mendapatkan akreditasi dari KOMITE AKREDITASI NASIONAL, diperlukan persiapan yang matang, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang sesuai dengan persyaratan standar tersebut. Untuk tujuan tersebut di atas bimbingan dan konsultasi yang diberikan oleh konsultan menjadi sangat penting peranannnya untuk mempermudah dan mempercepat proses pencapaian akreditasi ISO 17025.

II. KEUNTUNGAN MENJADI LABORATORIUM TERAKREDITASI

a. Suatu Pengakuan Tentang Kompetensi Laboratorium
b. Suatu Keuntungan dalam bidang Pemasaran
c. Suatu Perbandingan Kemampuan Laboratorium
d. Pengakuan Internasional kepada laboratorium yang terakreditasi

III.  METODA PELAKSANAAN

1. Pengorganisasi Program dan Perencanaan
   Merupakan tahap awal persiapan Program Konsultasi, di mana Konsultan akan berdiskusi     dengan dan membantu Manajemen untuk me-review organisasi Laboratorium
2. Pelatihan – Interpretasi, Dokumentasi dan Penerapan ISO/IEC 17025:2005
3. Pengembangan Dokumentasi Mutu Laboratorium
   a. Konsultan akan bekerja sama dengan Tim ISO/IEC 17025:2005 untuk: Mendefinisikan dan       mendesain ruang lingkup pengujian dalam Sistem Manajemen Laboratorium yang akan       dikembangkan
   b. Mengembangkan prosedur dan dokumen mutu yang diperlukan
   c. Mengembangkan Panduan Mutu berdasarkan pendekatan Laboratorium untuk menjamin mutu       hasil pengujian
4. Pengendalian Dokumen
5. Penerapan Sistem Manajemen Laboratorium
6. Pelatihan Audit Mutu Internal
7. Audit Internal
8. Pra-akreditasi / Audit Persiapan
    Tahap ini merupakan tahap akhir dari Program Konsultasi yaitu pada saat harus dilakukan proses audit persiapan pada keseluruhan Sistem Manajemen Laboratorium. Audit ini dilakukan oleh Konsultan dengan maksud sebagai berikut: Memecahkan hal-hal yang menyimpang yang mungkin masih ditemukan pada Sistem Manajemen Laboratorium; Memeriksa kesiapan akhir sebelumdiaudit/diases oleh Komite Akreditasi Nasional dalam rangka akreditasi laboratorium; Memberikan rekomendasi padatempat-tempat yang membutuhkan tindakan perbaikan secepatnya, sebelum audit/asesmen oleh asesor dari Komite Akreditasi Nasional; Mempersiapkan Manajemen dan staf bagaimana menghadapi audit/asesmen oleh Komite Akreditasi Nasional.
9. Akreditasi
Akreditasi akan dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional untuk ruang lingkup akreditasi yang sesuai dengan kegiatan Laboratorium dengan melakukan audit/asesmen atas penerapan
selama + 2 hari (4 orang-hari).  Asesmen bertujuanpenerapannya mengacu pada standar ISO/IEC 17025:2005. Tahap asesmen terdiri dari : 1) audit kecukupan ( adequacy audit, me-review dokumentasi), dan 2) dan audit di lapangan ( on-site assessment ).
10. Tindak Lanjut Setelah Akreditasi
Selanjutnya Komite Akreditasi Nasional akan melakukan audit pemantauan (atau survailen) secara berkala (selambat-lambatnya 1 tahun sesudah akreditasi, dan selambat-lambatnya 27 bulan setelah akreditasi) sesuai dengan prosedur Komite Akreditasi Nasional.  Masa akreditasi akan berakhir sesudah 4 tahun.  Bila laboratorium ingin memperpanjang akreditasinya, maka laboratorium wajib mengajukan permohonan re-akreditasi 3 tahun sesudah akreditasi untuk dilakukan asesmen ulang

Jaminan / Garansi

Konsultan menjamin bahwa jasa konsultasi akan diberikan dengan menggunakan metodologi pada jadwal yang telah ditetapkan sehingga tercapai sasaran yang telah ditetapkan. Bila setelah Program Konsultasi berakhir, Laboratorium gagal memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional, maka Konsultan memberikan garansi untuk memberikan konsultasi tambahan yang diperlukan hingga diperoleh akreditasi, sejauh semua laporan dan saran konsultan ditindaklanjuti oleh Laboratorium dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, tanpa dipungut biaya tambahan. Garansi pemberian konsultasi tambahan tersebut diberikan dan diselesaikan dalam jangka waktu maksimal 3 (tiga) bulan, atau maksimum 2 kali kunjungan ke lapangan terhitung sejak tanggal diterbitkannya Laporan Ketidak-sesuaian dari Komite Akreditasi Nasional sebagai hasil dari asesmen
 

   
   Data Diklat
Alumni
Jenis Diklat
Pemetaan
Instruktur
Pencarian
Program Diklat

   Link
Depdiknas
PMPTK
Dikmenjur
Puskur
Portal Guru
Depkominfo

   ISO
ISO 9001:2000
Pedoman Mutu ISO 9001:2000
Kebijakan Mutu ISO 9001:2000
Sasaran Mutu    ISO 9001:2000

   Umum
Buku Tamu
Butuh Informasi

  Artikel Terakhir
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA TERPADU TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI SAINS SISWA SMPN 3 CIMAHI DAN SMPN 1 LEMBANG
PERUBAHAN IKLIM DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN
MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR
ESTIMASI STOK KARBON EKOSISTEM HUTAN GUNUNG TANGKUBAN PARAHU DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERUBAHAN IKLIM
buku pintar qitep in science

   Produk
Majalah IPA
Alat IPA
Artikel
Modul
Penelitian
PLH PPPPTK IPA
Jurnal

   Administrator
Login :
UserId
Password